Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Blog EntryJun 27, '07 6:36 AM
for everyone
"Wah sudah sukses ya sekarang." Ucapan seperti itu sering kudengar belakangan ini. Atau paling tidak ucapan sejenisnya yang mengungkapkan tentang kesuksesan yang kuraih.

Sebetulnya apa definisi sukses itu? Kaya? Terkenal? Hebat? Networking banyak? Semoga tidak. Karena kalau itu semua definisi sukses, maka aku lebih suka tidak menjadi sukses. Bagiku terlalu menyedihkan rasanya apabila semua usaha yang ada dilabel menjadi sebuah status. Sukses bagiku adalah sebuah proses yang berkesinambungan, sementara status justru menghentikan proses tersebut.

Sukses di mataku adalah saat aku berhasil secara konsisten mempertahankan performaku. Saat aku secara konsisten terus berkembang dan menjadi lebih baik. Dan saat aku secara konsisten mampu mengalahkan diriku yang kemarin dan memiliki nilai guna yang lebih dibanding aku yang tadi.

Bagiku, sukses bukan tentang status atau memenangkan persaingan.
Bukan juga koneksi, usaha, semangat, apalagi takdir.
Bagiku, sukses
adalah masalah pilihan pribadi.

Dan jawaban yang tepat untuk compliment di atas adalah.., "Harus selalu donk!"

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Apa yang membawaku sampai ke sini, takkan bisa membawaku lebih tinggi dari ini.
Meski aku tahu bahwa besarnya pengorbanan tidak menentukan besarnya pencapaian,
namun selalu dibutuhkan pengorbanan untuk sebuah pencapaian,
itu adalah sebuah hal yang pasti.


Saat aku yang hari ini mampu melampaui pencapaian diriku yang kemarin.
Itulah definisi kesuksesan yang masih kuyakini hingga saat ini.

- Sebuah catatan pribadi untuk kembali ke titik nol.-

12 CommentsChronological   Reverse   Threaded
wisat wrote on Jun 26, '07
Catatan yang menarik, apalagi ditengah kecenderungan orang untuk mengejar status bahkan dengan melupakan proses dibaliknya. Yang tampak kelihatan sukses, dengan instan. Tak heran jika yang muncul adalah boneka-boneka yang tak berperasaan.
Terima kasih atas nasehat yang baik ini.
sindyju wrote on Jun 27, '07
insightful :-)
devigirsang wrote on Jun 27, '07
you have a very low profile. I'm so proud of you ;)
viliaciputra wrote on Jun 27, '07
wisat said
Catatan yang menarik, apalagi ditengah kecenderungan orang untuk mengejar status bahkan dengan melupakan proses dibaliknya. Yang tampak kelihatan sukses, dengan instan. Tak heran jika yang muncul adalah boneka-boneka yang tak berperasaan.
Terima kasih atas nasehat yang baik ini.
Terima kasih kembali, Mas Tomi. Catatan ini hanya pengingat bagi diri sendiri untuk tidak pernah berhenti belajar dan menjadi lebih baik. Syukur kalau bisa berguna, tapi bukan berupa nasihat lho Mas. Siapalah saya, mau menasehati orang lain, padahal saya sendiri yg justru masih butuh banyak nasehat..:P hehe....
viliaciputra wrote on Jun 27, '07
sindyju said
insightful :-)
Glad to know that, Sin. :)
viliaciputra wrote on Jun 27, '07
you have a very low profile. I'm so proud of you ;)
Maksudnya Ndeso, Dev? hahaha....
Thx ya Dev. :) Moga2 gue bisa semakin mengamalkan ilmu padi.
Kalau gue udah mulai congkak, tegur ya Dev.
Comment deleted at the request of the author.
geewaq wrote on Jun 27, '07
setidaknya ce Vi sudah berada jauh didepan..
saya sebagai junior mohon petunjuk.. :)
viliaciputra wrote on Jun 28, '07
geewaq said
setidaknya ce Vi sudah berada jauh didepan..
saya sebagai junior mohon petunjuk.. :)
Walah..kan di atas langit masih ada langit lagi Jie. :P Gue sendiri masih harus belajar nih.
Huhuhu tapi kalo sharing ilmu bolehlahh....apalagi sama Jie. *wink2*
emiliatrihastuti wrote on Mar 3, '10
Waw trmakasih atas tulisannya..sangat mengesankan dan membuat saya berfikir lebih dalam. Tapi bagaimana dengan pemikiran banyak orang yang menilai kesuksesan dengan materi dan kedudukan??
Comment deleted at the request of the thread owner.
viliaciputra wrote on Mar 4, '10
Sama2 dan semoga berguna mba :).
Adalah tidak mungkin bagi kita untuk mengubah orang lain. Berusaha memberikan ide dan pemikiran untuk membantu orang lain melihat sebuah hal dari sisi yg berbeda, hanya itu yg mungkin kita lakukan. Perubahan pandangan dll nya semua harus kita setiap orang masing2 yg memutuskannya.

Pada umumnya, orang - orang yg menilai kesuksesan dengan materi dan kedudukan, justru belum pernah bisa mencapai posisi sukses tersebut. Karena kalau sudah pernah, maka yang akan dilihat adalah hal yg berbeda. Yang akan dianalisa adalah pencapaian dan prestasinya.

Dan adalah hal yang wajar, apabila yang terlihat pertama bagi orang - orang tersebut adalah penampakan luar dari sebuah keberhasilan, yaitu diidentifikasikan dari materi dan posisi. Karena memang kemampuan mereka untuk menilai dan melihat, baru mencapai titik tersebut.

Jadi, ada baiknya memang untuk selalu dan selalu berpikir dan menganalisa sendiri, agar kebijaksanaan pribadi bisa tercapai. Pendapat orang banyak belum tentu benar, pun demikian pendapat pribadi belum tentu benar. Pada akhirnya nilai - nilai prinsip kita sendiri yg akan menentukan hidup kita. :) Mungkin begitu mba.
Add a Comment