Blog EntryResort WearJan 15, '08 6:05 AM
for everyone

rw4Sejak saya belum mengetahui ada yang namanya resort wear, saya sudah menyukai style pakaian tersebut. Setelah mengenalnya, saya jadi tahu ternyata style saya resort wear. Dan setelah semakin mendalami tentang resort wear, ditambah dengan seringnya berlibur ke daerah pantai yang saya cintai, maka saya juga semakin mencintai resort wear.

Lalu saat kemarin sedang iseng - iseng mencari resort wear, ada link yang menyambung ke Style.com dan ternyata mereka sedang menampilkan foto - foto street fashion yang diambil di St.Tropez.

Jadilah saya berlama - lama untuk melihat dan mengambil foto - foto resort wear itu. (Tentu. Fotonya saya tampilkan di sini juga kok.)

Apa itu resort wear?
Sebelum mengetahui apa itu resort wear, mungkin seharusnya melihat dulu sejarah perkembangan resort wear ya.

Pada awalnya resort wear itu ditujukan sebagai sebutan untuk pakaian - pakaian yang dikenakan oleh para kaum elite, bangsawan, dan selebritis, pada saat mereka berlibur ke daerah yang panas. Orang - orang kaya pada masa itu, selalu berlibur ke daerah yang panas guna menghindari musim dingin di negara mereka. Pakaian - pakaian yang mereka kenakan itulah yang disebut resort wear.

Dulu resort wear lebih dikenal dengan cruise wear, karena pada masa tersebut (dan hingga saat ini), para kaum elite biasanya memiliki cruise, dan berlibur dengan kapal laut mereka adalah sesuatu yang membanggakan. Selain itu, daerah panas identik dengan pantai dan laut, dan karenanya pakaian itu lebih dikenal dengan nama cruise wear.

Namun seiring dengan perkembangannya, cruise wear tidak lagi hanya dikenakan secara musiman, atau hanya pada saat berlibur. Mengapa? Karena di daerah - daerah tertentu, seperti Bali, St.Tropez, Hawaii, Palm Spring, Carribean, Mykonos, dan lainnya, mengalami musim panas hampir tanpa henti.

Dan meskipun daerah - daerah ini tadinya hanya sebagai daerah wisata dan berlibur, namun pada perkembangannya, semakin banyak orang - orang yang selain penduduk asli, datang dan kemudian tinggal di daerah - daerah tersebut. Contohnya, sekarang di Bali sudah banyak warga negara asing yang tinggal dan menetap di sana. Nah mereka - mereka ini tentunya membutuhkan pakaian sehari - hari, dan karenanya jenis pakaian tersebut lantas disebut sebagai resort wear.

Seperti apa resort wear itu?
rw5
Mudah sekali mengenalinya. Mulai dari celana pendek model safari, tunic dari bahan chiffon atau cotton raw dan cotton silk, caftan, evening gown, maxi dress, kemeja cotton, tas anyaman bambu, rotan, aksesoris kerang, tali - temali, dan pastinya sendal jepit. Secara singkatnya, pakaian yang kita temui di daerah pantai.

 

  • Dari segi motif, biasanya bermotif bunga, hewan, print - print berwarna - warni, hingga yang memiliki model kelasi, atau model kemeja yang dipakai berlayar, juga sentuhan nautical dan sebagainya.
  • Dari segi bahan, semuanya serba ringan, nyaman, tidak mudah kusut, mudah dibereskan dan dibersihkan. Pada umumnya yg digunakan adalah bahan chiffon, satin, cotton, raw silk, thai silk, raw material, dll.
  • Dari segi desain, kebanyakan desainnya simple dengan sedikit sentuhan etnik, ataupun berdetail seni kerajinan tangan, seperti lukisan tangan, rajutan tangan, bordir tangan, dan pernak - pernik nuansa pantai seperti kulit kerang, kelapa, dll.
  • Dari segi fungsi, resort wear sangat mengutamakan fungsinya sebagai pakaian di daerah panas. Karenanya semua bahan yang dipakai tipis dan ringan untuk mengatasi udara panas, mudah dibersihkan untuk mengatasi udara pantai yang penuh debu- pasir - angin laut, dan mudah dirapihkan kalau - kalau ingin bepergian ke pulau lain atau daerah sekitarnya.

 

Beberapa foto yang saya ambil dari Style.Com. Well, jangan terlalu berpegang pada penampilan mereka sih, karena dari keterangan yang saya baca, hampir semuanya adalah stylist ataupun model yang sedang berlibur di sana. Pada kenyataannya tidak semua resort wear yang dikenakan seperti itu. Tapi bolehlah untuk dijadikan alternatif pilihan saat ingin tampil keren dengan resort wear. :)

Short Dress
rw
Biasanya yang paling popular untuk wanita adalah short dress dan caftan. Tapi entah kenapa saya justru tidak menemukan caftan di foto - foto tersebut. Short dress dan caftan sangat disukai karena mudah dikenakan dan biasanya dipakai di luar, dengan dalaman berupa bikini atau pakaian renang. Sehingga saat anda ingin berenang, tinggal melepaskannya, dan sesudah berenang dan mengeringkan tubuh, tinggal mengenakannya lagi tanpa perlu berganti berkali - kali.

Mini Dress
rw2
Mini dress, tunic, tube, dan berbagai macam sejenisnya juga menjadi pilihan para wanita dari resort wear. Biasanya pakaian jenis ini dikenakan saat kita ingin bepergian di daerah pusat keramaian, entah berbelanja makanan, ke restaurant atau cafe, membeli buku, membeli kebutuhan lainnya, shopping, dan lainnya. Yang pasti kita tidak menjadwalkan akan pergi berenang atau ke pantai, melainkan sekedar menikmati suasana sekitar saja.

Unique Style

rw3
Dikategorikan unique style karena sedikit melenceng dari fungsinya, meskipun masih sah - sah saja. Misalnya Maxi dress. Meskipun bahannya biasanya ringan dan nyaman, namun denganpanjang semata kaki, tentunya cukup kontras dengan udara yang panas. Namun apabila ingin melindungi kulit tubuh dari warna yang belang, tentunya maxi dress pilihan yang cocok juga.

Misalnya di foto atas, seorang wanita mengenakan dress 3/4. Lalu wanita lainnya mengenakan tunic empire waistline namun juga menjadikan bikini nya sebagai bagian dari keseluruhan penampilan tersebut. Meskipun hal ini jarang dilakukan, tapi bisa menjadi alternatif gaya saat mengenakan resort wear.

Dan terakhir sepertinya saya harus memberi kredit kepada pemuda yang berpakaian super cool ini. Siapa bilang pria tidak pantas memakai pakaian bunga - bunga? Dari semua foto yang ada, ini justru favorit saya. :P Hehehe....

Mengaplikasikan Resort Wear sebagai City Wear

Sebetulnya mudah saja. Cukup ubah detail yang akan dikenakan. Misalnya apabila resort wear mengenakan tunic cotton yang super tipis dengan bikini di dalamnya, tentu tidak mungkin anda kenakan juga di mall bukan? Karenanya ubah bahan tunicnya, Pilih tunic dengan bahan yang lebih tebal dan warna yang lebih sesuai.

Atau misalnya anda ingin mengenakan kemeja pantai dan celana safari, cobalah memilih baju dan celana yang berpotongan simple, bermotif lebih simple, tapi pilih warna yang menggambarkan resort wear, seperti khaki, creme, dodge blue, dll.

Bisa juga saat anda ingin mengenakan caftan, daripada dikenakan loose begitu saja, coba tambahkan ikat pinggang yang sedikit besar dengan diikat miring atau diikat seperti obi. Hasilnya akan terlihat lebih city look.

Kalau anda tidak mau repot, cukup kenakan saja celana jeans atau celana safari 3/4 dengan kemeja polo ataupun kemeja sweater dengan warna lembut dengan T-strap sandal, atau sendal jepit. Lho, kenapa kaget? Kalau havainass saja sudah begitu mendunia dengan warna - warna cerahnya, dan crocs sudah dipakai ke mall, kenapa tidak boleh pakai sendal jepit biasa? Sendal jepit Joger mungkin? Warnanya macam - macam juga. :) kemudian tambahkan aksesoris seperti gelang tali dengan kulit kerang, anting glass beads dan kalung etnik, atau sekedar sunglass pun cukup.

HELP

Biasanya saya juga pakai jeans dan kaos polo. Apa dengan begitu saya sudah tampil ala resort wear?

Ya enggaklah! Yang membedakan adalah feel-nya. Auranya. Harus terasa dan terlihat laid back, santai, casual, seolah ingin berlibur, dan tentu saja perhatikan detail - detailnya seperti warna pilihan, bahan pilihan, aksesoris tambahan, dan lain - lain.

Sama - sama pakai celana panjang dan kaos polo, tapi bisa bedain kan mana yang akan pergi main golf dan mana yang akan pergi berkuda? :) Selamat mencoba! (Pic: Style.com, Apsara. JKTJP/VC07)


ydiani wrote on Jan 14
thanks mba
viliaciputra wrote on Jan 15
ydiani said
thanks mba
Sama2 mbak. Moga2 berguna ya. :)
muhammadreza wrote on Jan 15
Informatif banget..! Sebelumnya gw kira resort itu malah jenis satu musim baru akibat global warming.. hehehe (dung-dung-dung). Terimakasih atas pencerahannya. :-)
Tapi kalo boleh nanya juga, kalo pre-fall maksudnya apa sih... preview kah?
viliaciputra wrote on Jan 15
Informatif banget..! Sebelumnya gw kira resort itu malah jenis satu musim baru akibat global warming.. hehehe (dung-dung-dung). Terimakasih atas pencerahannya. :-)
Tapi kalo boleh nanya juga, kalo pre-fall maksudnya apa sih... preview kah?
Thanks Reza. :) Seneng kalau artikelnya bisa berguna.

Pre-Fall yang gw tau adalah musim yang berada di antara musim panas dan musim gugur (Summer to Fall) atau dikatakan sebelum musim gugur (CMIIW). Di negara - negara empat musim, biasanya jenis pakaian secara garis besar dibagi dalam dua kategori yaitu Spring Summer dan Fall Winter.

Dibagi menjadi dua karena biasanya koleksi Spring Summer mirip ciri2nya yaitu dengan bahan yang lebih tipis dan desain yang lebih terbuka, sementara Fall Winter juga mirip cirinya dengan bahan yang lebih tebal dan desain yang lebih tertutup. Sedangkan baik Spring Summer dan Fall Winter saling bertolak belakang dan berbeda jauh baik dari segi bahan maupun desain.

Nah koleksi Pre-Fall biasanya ditujukan untuk digunakan saat perpindahan musim panas ke musim gugur, di mana udara sudah agak dingin atau berangin, tetapi juga terlalu panas kalau harus mengenakan coat tebal.

Sebetulnya Pre-Fall itu bisa dibilang sebagai akal - akalannya para perancang dan industri mode aja sih, itu dilakukan untuk mengakali perpindahan koleksi mereka, sekaligus memberikan kesempatan untuk koleksi tambahan dan memberikan waktu hidup (lifetime) yang lebih panjang untuk koleksi - koleksi mereka. Gambarannya pakaian Summer yang jadi masih bisa dipakai untuk Fall, lifetime nya untuk di display jadi lebih panjang kan.

Selain itu biasanya koleksi Pre-Fall juga lebih ditujukan untuk pembeli retailer, karena dalam industri fashion baik dalam skala besar ataupun sekedar wholesaler, koleksi yang dipamerkan harus sudah merupakan dua season mendatang. Misalnya skrg sedang Spring 2008, koleksi yang sudah dipamerkan dan dipesan oleh para wholesaler dan buyer sebetulnya sudah koleksi untuk Fall 2008, kadang Fall - Winter 2008 juga sudah dijadikan satu.

Ini dikarenakan para buyer dan wholesaler itu harus sudah stock up barang pada season2 tersebut, dan tidak mungkin para desainer mode dan industri fashion bisa menyediakan dan menyelesaikan proses produksi untuk season tersebut dengan cepat. Mereka butuh waktu, jadi mereka memajukan lifetime fashion itu sendiri.

Nah saat para buyer dan wholesaler sudah selesai memesan sample yang ada, dan produksi sudah mulai berjalan, alangkah baiknya kalau produksi untuk retail dan loyal customer bisa di prediksi lebih cepat, karena akan menghemat biaya dan berguna untuk forecasting, maka dilakukanlah koleksi Pre-Fall di mana para desainer dan industry mode memperlihatkan rancangan sample yang sudah dibuat dan memberikan gambaran sebagai koleksi terbaru pada loyal customer dan retailer mereka. Sekali mendayung, dua pulau terlampaui kan.

Dan masih ada keuntungannya lagi, yaitu publikasi. Kita semua tahu fashion bergantung dari image, dan cara termudah untuk menciptakan image adalah melalui branding dan concepting. Cara terbaik untuk menyebarluaskannya tentu dengan promotion. Promotion kalau dilakukan tanpa event, cost nya akan sangat besar sekali. Karenanya kalau ada event tertentu, promotion justru costnya jadi lebih kecil dan publikasinya justru lebih luas. Makanya jauh lebih untung mengadakan fashion show, dibanding beriklan di berbagai media sekaligus. :)

Moga2 infonya cukup lengkap dan cukup jelas, Reza. Hehe..kalau ada yg punya tambahan atau ada koreksi, silahkan ya. :)
rddriesner wrote on Apr 20
Resort wear memang nyaman dipakai biasanya dari bahan cotton...simple, nyaman dan modis itu menurutku aku, karena aku juga suka dengan resort wear. salam kenal...
mampir di website ku ya...

http://jelita-fashion.blogspot.com
viliaciputra wrote on Apr 21
Resort wear memang nyaman dipakai biasanya dari bahan cotton...simple, nyaman dan modis itu menurutku aku, karena aku juga suka dengan resort wear. salam kenal...
mampir di website ku ya...

http://jelita-fashion.blogspot.com
:) salam kenal juga ya.
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help