Blog EntryGok Wan, Celebrity Stylist & TV presenterApr 11, '08 6:47 AM
for everyone

Sebetulnya, seperti apa pekerjaan seorang stylist dan seperti apa stylist yang bagus? Bagaimana Gok Wan sebagai seorang celebrity stylist bisa mengubah hidup banyak wanita?

Beberapa dari anda mungkin sudah sangat familiar dengan Gok Wan. Ya, dia adalah presenter dari acara fashion yang sedang populer di channel 4: How to Look Good Naked. Acara ini menurut saya, merupakan salah satu acara fashion styling terbaik yang pernah ada di televisi, terutama di London, UK.

Saya pribadi sangat terkesan dengan cara styling Gok Wan. Dia tidak mengadili sedikitpun semua wanita yang ditanganinya, termasuk tidak menilai negatif maupun mengkritiknya. Tapi ia juga tidak melarikan tanggung jawab  ataupun menjadi hipokrit dengan mengatakan bahwa semua style tidak ada yang salah, atau semua orang mempunyai style nya masing - masing karena itu let her be, atau bahwa semua pendapat adalah benar.

Dia betul - betul memiliki attitude sebagai seorang fashion stylist, dan karenanya wanita - wanita itu mempercayainya dengan sepenuh hati. Bagaimanapun, kita hanya akan mempercayai mereka yang benar - benar ahli dalam bidangnya, dan berani mengambil tanggung jawab atas setiap hal yang mereka lakukan, bukan?

Hampir dalam setiap acaranya, saya melihat Gok Wan melakukan pendekatan dengan kalimat - kalimat positif. Ia juga dengan cepat mampu menganalisa bagaimana penampilan seorang perempuan, bagaimana kehidupan yang dilaluinya, bagian mana yang merupakan kelebihan dan kekurangan dari perempuan tersebut.

Membuat seorang wanita membuka diri, mengatakan apa yang dirasakannya, memperlihatkan apa yang bisa dilakukannya dengan penampilannya, dan membuat setiap wanita merasa percaya diri dan mencintai dirinya sendiri untuk sekali lagi, apapun dan bagaimanapun bentuk tubuhnya. Itu adalah hal - hal yang selalu dilakukan Gok Wan, dan itu juga yang amat sangat menginspirasi saya dalam melakukan pekerjaan desain dan styling setiap waktunya.

Saya sempat bertanya - tanya, kehidupan seperti apa yang sudah dilalui seorang Gok Wan sampai mampu berdiri di tempatnya sekarang? Saya yakin bukan sebuah hidup yang mudah maupun penuh kesenangan, yang bisa menempa seorang Gok Wan menjadi pribadi yang seperti sekarang. Penuh empati, penuh rasa hormat, penuh dedikasi, dan percaya diri serta kenyamanan akan setiap hal yang dilakukannya, termasuk menularkan semua itu kepada setiap customernya.

Dan ternyata saya benar. Kehidupan Gok Wan memang ladang pembelajaran. Tumbuh sebagai seorang anak dan remaja bertubuh gemuk dan besar tidaklah mudah (saya pun merasakan itu). Dia tidak pernah merasa nyaman dengan penampilannya, meski merasa sangat percaya diri dengan siapa dirinya. Dia juga harus memperkaya kemampuan bersosialisasi dan berkomunikasinya untuk mengatasi ejekan dan pandangan remeh dari teman - temannya. Semua itu yang membuat Goh mampu memandang sebuah masalah dari sisi positifnya jauh lebih daripada sisi negatifnya.

Ia juga sangat dekat dengan keluarganya. Memiliki seorang ayah berketurunan Chinese yang berasal dari Hong Kong dan seorang ibu berketurunan Inggris, lagi - lagi, bukanlah hal mudah. Ada banyak perbedaan di sana - sini, dan ada banyak prejudis dari orang - orang di sekitar mereka. Menjadi keluarga campuran, saat itu, tidaklah semudah saat ini, namun itu juga menjadi sebuah kondisi yang menguntungkan karena mempererat ikatan keluarganya. Gok sangat dekat dengan kakak perempuannya dan seluruh keluarganya mendukung apapun yang ia lakukan.

Seolah belum cukup dengan semua kontradiksi yang ada, Gok Wan juga memilih untuk jujur pada dirinya sendiri bahwa ia adalah seorang gay. Menjadi gay pada masa itu, lagi - lagi bukanlah hal mudah. Gok mengatakan, "Menjadi gay pada masa itu tidaklah semudah sekarang, di mana hampir kebanyakan orang di sini (di London) memiliki paman atau bibi yang juga gay." Saat - saat di mana ia memutuskan bahwa ini adalah saatnya untuk kedua orang tuanya tahu bahwa ia adalah seorang gay, adalah saat - saat yang sangat penting baginya.

"Ayahku cukup kaget. Di kalangan komunitas chinese, pandangan tentang gay saat ini masih sama seperti pandangan orang - orang tentang gay di tahun 1970-an. Mereka terlambat 30 tahun lebih.", kata Gok Wan.

Namun karena kedua orang tuanya juga telah melewati begitu banyak masalah dan perbedaan dalam hidup mereka, maka itu membuat mereka lebih dapat berpikir secara liberal dan terbuka. Kedua orang tuanya serta saudaranya menerima Gok Wan apa adanya dan mendukung setiap hal yang diputuskannya.

Apabila semua perbedaan, permasalahan, dan perjalanan panjang dalam hidupnya itulah yang menempa Gok Wan menjadi sosok pribadi yang sangat positif, maka yang menempa kemampuannya dalam melakukan styling juga adalah ketidaksempurnaan dan perbedaan yang dimilikinya itu.

Gok Wan melihat perbedaan bukan sebagai sesuatu yang harus disamakan, melainkan sebagai sesuatu yang harus dioptimalkan untuk dapat dihargai dan disyukuri bersama.

Anda yang pernah atau masih memiliki tubuh gemuk atau besar, cacat tertentu, perbedaan ras, maupun hal - hal fisik lainnya yang dipandang sebagai minus di mata orang lain, pasti sangat mengerti seberapa besar peer- pressure yang dirasakan Gok Wan. Dan anda juga pasti mengerti betapa besar itu mengubah cara pandang anda tentang hidup dan bagaimana anda menyikapi hal - hal terutama tentang penampilan anda.

Sebagaimana Gok Wan rasakan, hal yang juga saya rasakan adalah, karena adanya kekurangan dalam penampilan saya, maka hal itu justru menjadikan saya berpikir dua sampai tiga kali lebih banyak tentang bagaimana memadu padankan pakaian, bagaimana terlihat tetap cantik dan bagaimana merasa nyaman dan mencintai diri saya sendiri.

Namun ternyata tidak semua orang begitu. Tidak semua orang mampu mencintai dirinya sendiri apa adanya. Dan tidak semua orang, yang cantik dan sempurna di mata kita sekalipun, mencintai dirinya sendiri apa adanya.

Gok Wan yang hasil stylingnya telah sering dipublikasikan di majalah - majalah seperti Tatler, Glamour, Times Style, Marie Claire, Cosmopolitan, People, The Face, Afisha Mir, Clash dll, tidak tertarik untuk mempermalukan orang lain dan program tv nya tidak mengandung unsur itu sedikitpun. Ia tidak mengolok - olok, mempermainkan, ataupun memparodikan penampilan setiap orang, ataupun menyarankan maupun mengomentari mereka untuk menurunkan berat badan ataupun melakukan operasi.

Sebagaimana saya yakini juga, bagi Gok Wan, semuanya adalah tentang rasa percaya diri, secara jujur menerima dan mencintai diri kita apa adanya, serta mempelajari untuk mengenakan apa yang terbaik bagi penampilan dan diri kita sendiri.

Di sinilah kemampuan seorang stylist bisa terlihat dan dibutuhkan, untuk menentukan, bukan tentang mana yang benar dan mana yang salah, melainkan tentang apa yang terbaik dan apa yang bisa dibuat lebih baik lagi. Adalah hal yang paling mudah untuk mengatakan semuanya adalah benar dan tidak ada yang salah, karena itu hanya merupakan satu bentuk ketidak perdulian.

Karir styling Gok Wan, yang juga telah sering mendadani celebriti diantaranya Bryan Ferry, All Saints, Damien Lewis, Erasure, Vanessa Mae, telah membawanya sampai ke satu titik di mana ia dapat melihat tidak ada seorang wanitapun yang mencintai segalanya tentang tubuhnya. Selalu ada hal yang kurang. Goh pernah bekerja dengan seorang selebriti wanita yang amat cantik dan terkenal, yang menolak untuk mengenakan sandal karena merasa jari kakinya jelek. Gok melihat itu sebagai sebuah misi untuk melakukan sesuatu atas rendahnya tingkat penghargaan dan kecintaan kita pada diri sendiri.

Selain acara TV, Gok Wan juga sudah mempublikasikan sebuah buku dengan judul yang sama. Banyak orang membandingkan dan menyandingkan Gok Wan dengan Trinny dan Susannah, yang sudah dikenal terlebih dahulu dengan acara styling nya. Namun Gok Wan sendiri menyanggah dan mengatakan, "Saya tidak membandingkan diri saya dengan Trinny dan Susannah. Mereka melakukan hal - hal mereka sendiri. Mungkin saja itu tidak masuk dengan selera saya, tapi apapun itu, toh itu hanya opini saya semata. Saya tidak pernah menonton acara mereka."

Bagi anda yang belum pernah melihat acara styling Gok Wan, bisa melihatnya di sini: http://www.channel4.com/life/microsites/H/htlgn/video.html

Credit Title:
channel4.com, guardian.co.uk, independent.co.uk, mirror.co.uk, youtube.com


muhammadreza wrote on Apr 11
Kalau Gok Wan ikut pemilu fashion, he'd got my vote! Gw sendiri kurang suka ngeliat atau ngebaca fashion tips yang ngedikte seperti Glamour 50 Biggest Do and Don'ts. Selain patokan stylenya tidak jelas, tipsnya juga suka kelibas sama tren yg sekarang malah in (misalnya tye dye dikatain fashion donts sementara sekarang tye dye malah berseliweran di koleksi2 disainer). Apalagi fashion police yg bagaimanapun juga membuka lapangan pekerjaan buat mereka yg memanfaatkan ketidakpedean orang.
Thanks for introducing me tho the great stylist, Vilia. GBU>>>>!!!
bookshop wrote on Apr 11
Gue suka Gok Wan! :D Sampe suami gue aja seneng banget sama acaranya dia :)) :)). Kalo T&S emang rada payah.... komennya selalu 'condescending' dan mereka merasa cakep sendiri :)) :)).
viliaciputra wrote on Apr 14, edited on Apr 14
Kalau Gok Wan ikut pemilu fashion, he'd got my vote! Gw sendiri kurang suka ngeliat atau ngebaca fashion tips yang ngedikte seperti Glamour 50 Biggest Do and Don'ts. Selain patokan stylenya tidak jelas, tipsnya juga suka kelibas sama tren yg sekarang malah in (misalnya tye dye dikatain fashion donts sementara sekarang tye dye malah berseliweran di koleksi2 disainer). Apalagi fashion police yg bagaimanapun juga membuka lapangan pekerjaan buat mereka yg memanfaatkan ketidakpedean orang.
Thanks for introducing me tho the great stylist, Vilia. GBU>>>>!!!
Hehehe... sama, Za. :P Gue kadang lucu aja ngebaca berita2 fashion police or yg jelek2in selebrity and so on. Yah gak salah sih mereka mau bersenang2 dan mencari rejeki, cuma yang konyol adalah para pencerca itu sendiri tampilannya enggak lebih baik. :P Waktu itu nonton E! and ada editor dari sebuah situs pencerca seleb yg cukup terkenal, and gue plus temen2 were like...."serius loee.... gajah di pelupuk mata ga keliatan ye booo...!" :P

Bukan bermaksud menjelekkan orang lain, secara semua orang punya kecantikan masing2, dan gue juga punya banyak kekurangan. Tapi mbok ya sebelom menyerca, ngaca dulu ya booo...:P Situ dah pantas nyerca belom. And kalo dah pantes, situ dah mampu jadi seperti yg di cerca belomm..:P Huhuhuhu..... yah tapi begitulah, mencerca memang tanda tak mampu. :P

Makanya orang2 seperti Gok Wan itu jelas banget deh kemampuannya. Orang itu mampu ga mampu, hebat ga hebat, perilakunya keliatan jelas deh. :P Kemampuan ga bisa diboongin dah. Huhuhu... gue jadi curhat gene seh.

Thx juga ya Za...!
viliaciputra wrote on Apr 14
Gue suka Gok Wan! :D Sampe suami gue aja seneng banget sama acaranya dia :)) :)). Kalo T&S emang rada payah.... komennya selalu 'condescending' dan mereka merasa cakep sendiri :)) :)).
Hehe sama donk! :) Iya, acaranya inspiring banget ya. Dia bener2 ngeliat sampe level personal sekali, dan penilaiannya bagus. Ditambah personality dia juga bagus. Kayaknya seneng aja kalau ngeliat orang sukses dan pribadinya bagus, satu package deh. Mirip seperti belanja di tempat yg aware dengan ethical and social issue ya. :P

Hehe kalo T&S sebetulnya tips2nya cukup berguna, cuma mereka sih kurang inspiring and bener kata elo, suka ngerasa cakep ndiri. Hahaha....
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help