Beberapa waktu yg lalu, sempet di wawancara Ari Wijaya (tsahhh :D) sebagai narasumber untuk D Radio 103.4FM. Salah satu radio yang lagu2 nya cukup mantap, sarat berisi dengan berbagai informasi dan inspirasi.

Pertanyaan yang dikasih Ari sebetulnya sedikit melenceng dari profesi saya walaupun sedikit berhubungan, yaitu tentang: Perawatan tubuh sesudah mandi. Jreng jreng. Waktu tau topiknya itu, gue langsung sms Ari yg isinya kira - kira, “Wah harusnya ini mah nanya Martha Tilaar. Saya ga ahli di situ lho, gapapa?” dan jawaban dari Ari kira2, “Gapapa, justru maunya yg biasa aja bukan yg ahli2, dan maunya tips simple and praktis.” So...ya udah akhirnya saya kasih tips based on yg saya lakukan aja. Hehehehe...:)

Ini beberapa cuplikannya dan ada sedikit tambahan dari saya juga:

Apakah perawatan tubuh itu penting? Kalau iya, kenapa?
Tentu penting, dan beberapa alasan yang menjadikannya penting diantaranya adalah:

  • Pertama tentu tentang kesehatan. Dengan tubuh yang bersih, tentu lebih sehat. Dengan lebih sehat, tentu hidup dan semua aktivitas lebih terjaga dan maksimal.

  • Kedua tentu faktor kepercayaan dan kenyamanan diri sendiri. Saat tubuh kita bersih dan terawat, kita akan lebih merasa nyaman terhadap diri sendiri dan saat harus berhadapan dengan orang lain. Kita juga lebih percaya diri dan tentunya hidup menjadi lebih mudah.

  • Ketiga adalah faktor dari luar, yaitu faktor penampilan di mata orang lain. Dalam hidup kita pasti berinteraksi dengan orang lain, dan tentunya saat berinteraksi, apabila kita bersih dan terawat, mereka juga merasa lebih nyaman berada di dekat kita. Kita jadi lebih mudah bergaul dan tentu lebih dihormati juga dibanding berpenampilan tidak terawat.

Kira – kira apa saja yang bisa dilakukan sebagai perawatan tubuh setelah mandi?
Perawatan tubuh setelah mandi yang biasa saya lakukan sangat simple, diantaranya:

  • Dimulai dari membersihkan wajah dengan astringent. Tentu biasanya astringent digunakan saat membersihkan kosmetik sebelum mandi, namun setelah mandi pun terkadang ada sisa – sisa sabun dan kotoran yang belum terbilas bersih. Karenanya sangat berguna apabila melakukan pembersihan sekali lagi dengan astringent.

  • Kemudian menggunakan moisturizer untuk menjaga kelembaban kulit. Moisturizer paling baik dipakai setelah mandi karena moisturizer bekerja dengan cara mengunci kadar air yang saat itu berada di dalam kulit, dan bukan dengan memberikan kelembaban sebagaimana yang diyakini orang banyak. Jadi setelah mandi merupakan saat terbaik.

    Namun apabila kulit anda sudah lembab, dan cenderung berminyak, biasanya tidak terlalu disarankan untuk menggunakan moisturizer karena akan menambah kadar minyak di wajah. Bahkan ada beberapa orang yang alergi dengan moisturizer. Nah di sini bisa digunakan pengganti moisturizer yaitu serum, obat jerawat, obat pencerah noda, dan sebagainya.

  • Selanjutnya adalah penggunaan body lotion untuk kulit tubuh. Kebanyakan orang mengira untuk menggunakan body lotion cukup dengan dioleskan saja, namun cara yang benar adalah dengan melakukan pemijatan di area – area kulit, sehingga kandung di body lotion bisa menyerap secara efektif, dan peredaran darah di sekitarnya menjadi lancar. Selain itu dengan pemijatan, bagian – bagian kulit yang sangat kering dan keras, secara berkala akan jadi lebih lembut dan kembali ke keadaan normal.

    Terutama gunakan body lotion di area siku, lutut, tumit, dan bagian pinggir luar telapak kaki. Bagian – bagian tersebut biasanya kering dan pecah – pecah atau memiliki warna yang lebih gelap dari bagian tubuh lainnya. Untuk bagian – bagian kulit yang sudah terlampau keras atau pecah – pecah, gunakan body lotion khusus yang diperuntukkan bagi kulit yang sudah rusak. Body lotion biasa akan tidak efektif untuk mengobati kondisi – kondisi tersebut.

  • Kemudian bisa menggunakan body mist, atau cairan sejenis parfum dengan kandungan alkohol lebih tinggi, sehingga wanginya tidak akan menyengat dan bertahan hanya sebentar karena tujuannya hanya sebagai penyegar tubuh setelah mandi.

  • Setelah itu baru mengurusi rambut dengan cara dikeringan lembut, baik dengan kain handuk maupun hair dryer tingkat rendah. Mengapa baru mengurus rambut terakhir? Karena pada saat ini, kondisi rambut sudah cukup kering dan lebih mudah diatur.

    Saat rambut masih basah, rambut cenderung mudah patah atau rontok saat diatur. Baik saat disisir maupun saat dikeringkan. Namun apabila rambut diurus paling akhir, biasanya sudah cukup kering, sehingga dengan sisir jarang pun bisa dibereskan dengan sempurna, atau kalau mau lebih rapih bisa di blow maupun catok. Rambut juga lebih tidak mudah rontok atau patah, karena pori – pori kepala sudah kembali merapat.

    Rambut paling baik dikeringkan secara natural, dengan diselusuri oleh jari tangan dan dikibas perlahan – lahan, baru kemudian disisir dengan sisir jarang dan setelah kering baru digunakan sisir biasa. Apabila ingin tampilan rambut lebih berkilau dan rapih, gunakan sikat sisir setiap malam sebelum tidur.

Apa definisi cantik menurut Vili?
Cantik menurut saya adalah lebih kepada kesempurnaan yang dapat dan telah tercapai oleh setiap individu. Setiap orang memiliki kecantikannya masing – masing dan memiliki nilai patokan akan cantik yang berbeda – beda.

Contohnya cantiknya orang Eropa tentu berbeda dengan cantiknya orang Asia. Kemudian cantiknya orang Batak tentu berbeda dengan cantiknya orang Jawa. Sedangkan untuk nilai cantik itu sendiri, saat di Amerika wanita cantik berarti langsing nan semampai, di Afrika wanita baru dikatakan cantik saat bertubuh gemuk dan sehat. Bahkan yang paling mudah, saat saya mengatakan si A cantik, orang lain mungkin akan mengatakan si B yang cantik.

Jadi, tidak ada nilai patokan yang berlaku untuk dijadikan tolak ukur secara merata untuk semua orang. Di situlah letak keistimewaan manusia, dan di situlah kecantikan berada. Tidak ada yang sama. Jangan berharap rambut model panjang melambai ala San Chai bisa diaplikasikan untuk wanita Uganda. Tentu aneh jadinya. Meskipun dunia kosmetik saat ini bisa melakukannya, namun untuk apa menjadi seseorang yang bukan diri kita sendiri?

Untuk menjadi cantik dibutuhkan kebahagiaan, kepercayaan diri, kesehatan, rasa syukur, sehingga semua energi positif itu terpancar keluar baik melalui aura, sikap, dan reaksi kita. Semua itu tentu hanya bisa didapatkan saat kita mencintai diri sendiri dengan apa adanya. Tapi perlu dicatat, apa adanya bukan berarti ala kadarnya ya. :P

Hubungan antara perawatan tubuh, kecantikan, dan fashion?
Fashion itu fungsi sebenarnya adalah pendukung dari kecantikan yang telah kita miliki. Sedangkan perawatan tubuh adalah cara untuk mencapai dan menjaga kesempurnaan yang telah kita miliki tersebut. Jadi semuanya saling mengisi dan saling mendukung, juga perlu diberlakukan secara selaras.

Sekarang ini kebanyakan orang berpikir fashion seharusnya merubah diri seseorang secara total, merubah penampilan secara drastis sehingga kadang melupakan kepribadian orang tersebut. Kemudian mereka juga berpikir bahwa dengan kosmetik semuanya bisa jadi lebih cantik, maka dempul sini dempul sana, poles sini sana, jadilah wajah – wajah cantik polesan. Itu adalah pemahaman yang salah dan fatal.

Tidak percaya? Yang paling gampang, sering kan kita melihat seorang wanita misalnya, hanya mengenakan kaos putih polos dan celana jeans, tapi tetap saja terlihat cantik? Bahkan jauh lebih cantik dari mereka yang dandan berjam – jam lamanya? Atau melihat seorang pria yang meskipun hanya memakai kemeja, celana bermuda, dan sendal jepit, tetap saja terlihat seratus kali lebih menarik dibandingkan yang bertuxedo?

Kecantikan adalah sesuatu yang alami, dan tidak bisa ditutup – tutupi maupun diciptakan. Dan justru itulah tantangan untuk menjadi cantik yang sesungguhnya. Kalau hanya dengan kosmetik saja sih, siapapun bisa jadi cantik dempulan. Nenek – nenek pun di tangan make up artist bisa jadi gadis 17 tahun lagi. Tapi apakah setelah mandi dan bebersih jadi 17 tahun lagi? Kan tidak. Lagipula nenek – nenek memiliki kecantikannya sendiri dengan caranya sendiri. Kecantikan dan keanggunan yang tidak bisa dimiliki gadis berusia 17 tahun.

Setiap orang bisa tampil cantik sesuai dengan caranya masing – masing dan pada usianya masing – masing.

Tambahan: Percaya atau tidak percaya, kegiatan dempul – mendempul kekurangan yang dilakukan setiap hari pada wajah, akan berakibat yang sama juga pada sikap kita. Kita menjadi tidak bisa menerima kekurangan diri apa adanya, dan yang paling fatal adalah, tidak bisa jujur terhadap diri sendiri. Padahal tanpa kejujuran, masalah dan kekurangan yang ada tidak akan bisa diperbaiki. Dan tanpa perbaikan, selamanya kekurangan itu tidak akan menjadi kelebihan.

Yang paling gampang contohnya adalah, saat wajah berjerawat, yang dibutuhkan adalah kejujuran bahwa wajah kita sedang berjerawat, bisa menerimanya, dan kemudian mencari solusinya. Mungkin dengan diberikan obat jerawat secara berkala, sehingga jerawatnya akan cepat hilang. Namun ini tentunya berarti kita tidak bisa mengenakan kosmetik apapun yang justru akan menutup pori – pori dan menyebabkan si jerawat iritasi dan semakin membesar. Juga berarti semua orang yang kita temui akan tahu kalau kita sedang berjerawat dan tentu jadi tidak tampil sempurna.Tapi dengan penanganan yang segera, penyembuhannya segera, dan tentunya keadaan kembali ke normal juga lebih cepat.

Namun yang dilakukan kebanyakan wanita justru adalah kebalikannya. Menutupi jerawat itu dengan foundation dan concealer sebanyak mungkin, sehingga tidak terlihat sama sekali. Akibatnya pori – pori tertutup, jerawat menjadi iritasi, sebum di wajah tersumbat dan semakin membuat jerawat meradang, sehingga akhirnya jerawat tersebut pecah. Akibatnya? Kulit wajah meradang dan kadang berbekas. Selanjutnya? Kembali menutupi dengan foundation tebal. Begitu terus – menerus hingga kondisi bekas jerawat tersebut sulit hilang dan mungkin kecil kemungkinannya kembali ke keadaan normal. Menipu diri sendiri secara terus – menerus dan berharap keadaan akan berubah baik. Fatal bukan? Itu baru contoh kecantikan, belum pada kebiasaan dan sikap dalam hal lainnya.

Saya sendiri selama bertahun – tahun, melakukan perawatan yang salah untuk wajah dan tubuh saya, diakibatkan kurangnya pengetahuan dan penjelasan mengenai hal tersebut. Bertahun – tahun juga sempat mengalami rasa tidak percaya diri dan menjadi tidak bahagia. Saya pikir saya tidak bahagia karena tidak cantik. Padahal yang terjadi adalah saya tidak cantik karena tidak bahagia. :)

Tips sederhana untuk perawatan kecantikan sesudah mandi?
Saya ingin membahas mengenai ritual mandi dulu.

  • Selain mandi dua kali sehari, kalau suka tambahkan essential oil ke dalam air mandi. Selain lebih harum, juga berguna sebagai aromatherapy untuk relaksasi.

  • Scrub wajah dua minggu sekali.

  • Keramas dua hari sekali minimal. Saya biasa melakukannya setiap hari.

  • Sebulan sekali creambath.

Setelah mandi:

  • Bersahabat dengan moisturizer, body lotion, dan lainnya.

  • Perhatikan kebersihan kuku, rapihkan kutikula apabila dibutuhkan.

  • Untuk wanita mungkin ingin merapihkan alis wajah.

  • Selalu bersihkan wajah setelah memakai cosmetic.

  • Pilih cosmetic dengan sunscreen min SPF 15

  • Lakukan meditasi, perenungan atau penenangan diri secara berkala untuk mengatur aura dan mengendalikan kesadaran hati.

Hanya itu informasi dari saya. :) Apa ada tambahan lainnya dari teman – teman?



srisariningdiyah wrote on May 5
yoiiiihhh lengkap dahhhhhhhh...
laporannyahhhhh....
trims ya vili jangan kapok jadi narasumber lagi yaaaaaaahhhh
hehehehhe....
muachhhhhhhhhhhh
viliaciputra wrote on May 5
Aih, apa sih yg enggak buat loe, Ri? Huhauahuaha.....
Makan - makan kita blum terlaksana neh...
srisariningdiyah wrote on May 6
iyahhhh makan2 sambil liatin tulang kaki gue yang gede
huahuahuahuahuahuaha......
viliaciputra wrote on May 6
iyahhhh makan2 sambil liatin tulang kaki gue yang gede
huahuahuahuahuahuaha......
pffttt...hahahahaha...:D
srisariningdiyah wrote on May 6
Vili jurnalnya gue masukin ke blog siaran radio boleh ga?
gue link juga tentunyah...
viliaciputra wrote on May 6
Vili jurnalnya gue masukin ke blog siaran radio boleh ga?
gue link juga tentunyah...
Monggo jeunggg....huehuehueheuhe......
btw yg kita obrolin waktu ituh, godok lagi nyok...
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help